Kata orang, menunggu merupakan pekerjaan yang membosankan dan sangat menyiksa, karena menunggu adalah proses yang identik dengan ketidakpastian dan membutuhkan bekal energi tersendiri. Kita tidak tahu pasti apakah yang sedang kita tunggu itu akan datang atau tidak, kapan datangnya, apakah akan berhasil atau gagal, dll. Dalam proses menunggu itu dibutuhkan bekal energi tersendiri yaitu energi kesabaran, karena ketika menunggu, waktu akan terasa sangat lama, 30 menit saja bisa serasa setahun.
Apalagi jika yang sedang kita tunggu adalah cinta dari seseorang yang sangat kita idamkan, Bob Marley saja tidak sabar menunggunya.
So don’t treat me like a puppet on a string
cause I know I have to do my thing
Don’t talk to me as if you think I’m dumb
I wanna know when you’re gonna come soon
I don’t wanna wait in vain for your love
I don’t wanna wait in vain for your love
I don’t wanna wait in vain for your love
[Waiting in Vain - Bob Marley]
Tapi walaupun begitu, menunggu tetap saja dilakukan, bisa karena terpaksa atau dengan kesadaran penuh. Ajaib. Seseorang bisa saja menunggu sesuatu/seseorang yang sebenarnya dia sadar bahwa apa yang dia tunggu itu tidak akan pernah datang. Bagaimana bisa datang jika yang ditunggu adalah ‘tomorrow is coming today’
. Sungguh, waiting in vain.
I was born on the shores of the Chesapeake Bay
But Maryland and Virginia have faded away
And I keep thinking tomorrow is coming today
So I am endlessly waiting
[St.Robinson in His Cadillac Dream - Counting Crows]
July 16, 2008 at 4:26 pm
“Jangan engkau buat aku, terlalu lama menunggumu.”
July 16, 2008 at 6:26 pm
Makan Tuh Menunggu!!!